Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Ketegangan Keluarga Berujung Brutal: Penikaman di Makassar, Pelaku Tertangkap

8
×

Ketegangan Keluarga Berujung Brutal: Penikaman di Makassar, Pelaku Tertangkap

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MAKASSAR — Seorang pria di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, ditangkap polisi setelah menikam adik kandungnya sendiri. Peristiwa itu terjadi di Kelurahan Kalukuang, Kecamatan Tallo, pada Sabtu (6/6/2026).

Kapolsek Tallo AKP Asfada membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi, Minggu (7/6/2026). Menurutnya, pelaku berinisial AA (38) menusuk korban AS (26), yang merupakan adik kandungnya. Insiden bermula saat AS mendorong kursi roda yang digunakan oleh ibu mereka memasuki rumah.

Example 300x600

“Saat berada di pintu masuk rumah tiba-tiba pelaku AA melempar botol air mineral ke ibunya,” ujar Asfada dalam keterangan tertulisnya. Tindakan AA terhadap sang ibu memicu kemarahan AS sehingga keduanya terlibat cekcok.

Adu mulut yang memanas membuat AA kehilangan kendali emosi. Setelah sempat menurunkan ibu mereka dari kursi roda, AA pergi ke dalam rumah dan mengambil pisau dapur. “Lalu menikam korban yang mengenai bagian dada sebelah kiri dan punggung sebelah kiri,” jelas Asfada.

Akibat serangan itu, AS mengalami luka sayatan pada dada sepanjang kurang lebih 5 cm serta luka gores pada punggung sebelah kiri. Korban kemudian mendapatkan perawatan medis untuk luka yang dideritanya. Belum ada keterangan rinci mengenai kondisi terkini korban selain perawatan awal karena luka tusuk dan gores.

Kasus kemudian dilaporkan ke Polsek Tallo oleh AA sendiri. Setelah menerima laporan, personel Polsek Tallo langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan. Dari serangkaian pemeriksaan, polisi memperoleh informasi mengenai keberadaan AS yang sempat berada di Jalan Sunu, Makassar.

Tim kemudian melakukan pencarian di sejumlah titik dan menemukan AA sedang bersembunyi di dekat sebuah rumah kosong di lorong hitam. Selain menangkap pelaku, unit Reskrim Polsek Tallo juga menemukan pisau yang diduga digunakan untuk menyerang korban, yang disembunyikan di dalam pot bunga.

“Kemudian tim membawa pelaku ke Mako Polsek Tallo untuk dilakukan interogasi,” kata Asfada. Dalam pemeriksaan awal, AA mengakui telah menikam AS pada bagian dada dan punggung kiri dengan menggunakan pisau. Motif sementara yang disampaikan pelaku adalah rasa kesal dan emosi setelah terjadi cekcok terkait insiden botol yang dilempar tentang ibu mereka.

AKP Asfada menyampaikan apresiasi kepada warga sekitar yang cepat melapor sehingga polisi dapat bergerak sigap dan menangani kasus ini. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memperkuat berkas perkara, termasuk memeriksa saksi-saksi dan memastikan kronologi kejadian secara detail.

Sementara itu, pihak kepolisian belum menyampaikan apakah AA akan dikenakan pasal berlapis, termasuk perkara penganiayaan berlapis atau percobaan pembunuhan, menunggu hasil penyelidikan dan laporan medis terhadap korban. Warga setempat diminta tetap tenang dan menyerahkan proses hukum kepada aparat yang menangani kasus ini.

Polsek Tallo juga mengimbau keluarga dan masyarakat untuk menghindari tindakan main hakim sendiri serta segera melapor ke pihak berwajib jika terjadi perselisihan yang berpotensi berujung pada kekerasan. Polisi akan terus mengupdate perkembangan kasus sesuai dengan hasil penyelidikan.

Example 300250
Example 120x600
Follow by Email
YouTube
Instagram
Telegram
WhatsApp
Tiktok