UberBerita.Com, Makassar, — Upaya membangun budaya literasi sejak dini kembali diperkuat melalui peresmian Perpustakaan Ramah Anak di UPT SPF SD Inpres Ujung Pandang Baru 1, Kamis (30/4/2026).
Sekolah ini dipercaya oleh Dinas Pendidikan Kota Makassar sebagai koordinator program sekolah sasaran sekaligus pendamping Program Perpustakaan Ramah Anak Nasional Gelombang 3, menjadikannya salah satu sekolah percontohan dalam pengembangan literasi berbasis ramah anak.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, S.STP., M.Si, dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Kepala Bidang SD, Kurnia, yang menegaskan pentingnya kolaborasi antara sekolah dan keluarga dalam menumbuhkan minat baca anak.
Dalam sambutannya, Kurnia mendorong agar buku tidak hanya dibaca di sekolah, tetapi juga dipinjamkan untuk dibawa pulang ke rumah.
“Anak-anak perlu didampingi orang tua saat membaca di rumah. Setelah itu, mereka bisa menceritakan kembali di sekolah. Ini akan melatih pemahaman sekaligus keberanian mereka,” ujarnya.
Konsep perpustakaan ramah anak yang dihadirkan tidak hanya menghadirkan ruang baca yang nyaman dan menarik, tetapi juga menjadi jembatan interaksi antara anak, guru, dan orang tua dalam proses belajar.
Dengan pendekatan ini, literasi tidak lagi terbatas di ruang kelas, melainkan menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari di rumah dan sekolah.
Kurnia juga menyempatkan membacakan dongeng kepada siswa yang ikut hadir dalam perpusatkaan A’CARITA.
Penunjukan UPT SPF SD Inpres Ujung Pandang Baru 1 sebagai koordinator program dinilai strategis untuk memperluas dampak program ke sekolah lain di Makassar, sekaligus memastikan implementasi berjalan efektif dan berkelanjutan.
Program Perpustakaan Ramah Anak Nasional Gelombang 3 sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan literasi dasar dan pembentukan karakter anak.
(Tim Redaksi)




















