MAKASSAR,UB – Dalam menghadapi persaingan di era digital. Oleh karena itu di momen berkumpulnya peserta Konfrensi Cabang I Makassar yang digelar di Hotel Murni Jalan Andalas, Sabtu (15/5/2026). Ketua DPD KSPSI Sulsel, Basri Abbas, S.H., M.H menyerukan pekerja untuk tingkatkan kompetensi.
“Ayo Bersama Tingkatkan Kompetensi,” seru Basri saat membuka Konfercab I. Menurut dia, meningkatkan kompetensi itu sangat penting guna mendorong stabilitas ekonomi daerah. “Dari sini sehingga dapat mewujudkan kesejahteraan pekerja, selain itu pentingnya membangun hubungan industrial secara harmonis, dinamis, dan berkeadilan antara buruh, pengusaha, serta pemerintah,” ujarnya.
Tidak hanya itu lanjutnya, jika iklim investasi stabil di Sulawesi Selatan tentunya akan berdampak langsung pada kepastian regulasi hak-hak normatif pekerja (Buruh).
Diketahui Konfercab I KSPSI I ini mengusung tema “Stabilitas Ekonomi Menuju Buruh yang Lebih Sejahtera”.Dimana, Forum ini menjadi tonggak sejarah baru dalam penguatan struktur organisasi di tingkat cabang. Di Konfercab I KSPSI juga berkomitmen penuh mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal agar mampu bersaing di era digital.
Konfercab I ini juga membahas berbagai program strategis, mulai dari penguatan advokasi hukum hingga program perlindungan jaminan sosial yang lebih masif. Peningkatan kesejahteraan buruh dipandang sebagai mesin utama penggerak daya beli masyarakat di Sulawesi Selatan. Kepemimpinan baru diharapkan mampu melahirkan ekosistem kerja yang lebih produktif dan menyejahterakan.
Menurut Ketua DPC KSPSI Fikasianus Icang, SH, MH bahwa tantangan dunia ketenagakerjaan ke depan semakin kompleks lantaran dihadapkan pada arus digitalisasi, dinamisnya regulasi, hingga tuntutan jaminan sosial yang harus merata.
“Ini merupakan ujian bagi KSPSI yang tidak diperbolehkan lagi menggunakan pola perjuangan. Apalagi jadi penonton.Tapi kami perkuat advokasi hukum dengan berjalan beriringan, kemudian juga kami tingkatkan kompetensi pekerja agar memiliki daya saing tinggi,” tandasnya.
Pada kesempatan itu Plt. Kadisnaker Makassar Drs. Zainal Abidin Ibrahim, M. Si dalam sambutannya mengungkapkan, guna mencapai kesejahteraan buruh. Itu kata dia harus menjaga stabilitas ekonomi.
“Jadi stabilitas bisa terwujud apabila tercipta hubungan Industrial yang harmonis, ninamis, dan berkeadilan. Artinya menjaga hbungan yang baik antara pekerja dan pengusaha yang mengedepankan lewat dialog sosial yang produktif dan musyawarah mufakat. Bukan dengan konfrontasi,” bebernya menambahkan.
“Nah kalau iklim usaha di Makassar aman dan kondusif, maka investasi itu akan tumbuh, lapangan kerja terbuka lebar, dan kesejahteraan pekerja secara bertahap dapat kita tingkatkan bersama, ” tukasnya.
Turut hadir di Konfercab I KSPSI Sulsel, Plt. Kadisnaker Kota Makassar, Drs. Zainal Ibrahim, M.Si, Wakapolres Pelabuhan Makassar Kompol Hardjoko, SH, MH, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Makassar I Nyoman Hary Sujana, Ketua DPC KSPSI Fikasianus Icang, SH, MH, Jajaran pengurus unit kerja (PUK), perwakilan asosiasi pengusaha dan para Serikat Buruh. (*)




















